OOP PHP DAN CONTOHNYA

konsep oop

OOP (Object Oriented Programming) atau juga disebut Pemrograman Berorientasi Objek adalah paradigma pemrograman dimana ada interaksi antara objek atau mungkin kelas dengan fungsi/method dan data yang dimilikinya. Keuntungan menggunakan OOP yaitu aplikasi yang dikembangkan lebih fleksibel dan terstruktur.

ada tiga hal mendasar dalam OOP :

1. Inheritance [pewarisan]

Pewarisan yaitu penurunan sifat dari induk ke anak sehingga anak dapat memiliki sifat yang yang ada pada induknya. Dengan adanya pewarisan, kelas anak dapat memiliki method yang tidak dimiliki oleh kelas induk.

2. Polymorphism

Adalah sifat anak yang dimiliki dari induk yang kemudian dibuat ulang dengan nama yang sama tapi memiliki isi yang berbeda sehingga memberikan hasil yang berbeda. Sifat disini dapat diartikan sebagai fungsi – fungsi yang ada pada kelas.

3. Encapsulation [pengkapsulan]

Enkapsulasi digunakan untuk menjaga akses bagi kelas lain yang ingin mengakses suatu fungsi atau variabel yang ada dengan diberikan atribut tertentu.

Berdasarkan tingkat aksesnya dapat dibagi menjadi :

  • Public : Variabel/fungsi dengan atribut ini dapat diakses oleh siapapun.
  • Protected : Variabel/fungsi dengan atribut ini dapat diakses oleh kelas yang mewarisi kelas ini.
  • Private : Variabel/fungsi dengan atribut ini hanya dapat diakses oleh kelas itu sendiri.

Dengan enkapsulasi, interaksi antara kelas,fungsi/method dan variabel di dalamnya dapat diatur sehingga tidak sembarangan dalam mengaksesnya.

mengenai implementasi/contohnya.. bersambung di posting berikutnya ya… hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s